Jumat, 14 Mei 2010

Perkembangan Emosi

Emosi : Perasaan atau afeksi yang timbul ketika seseorang sedang berada dalam suatu keadaan atau suatu interaksi yang dianggap penting olehnya.
Emosi : Spesifik VS tidak Spesifik
Emosi : Intensitas (lemah dan kuat)
Emosi : Klasifikasi (Positif dan negatif )

-Emosi dipengaruhi oleh biologis, namun biologis hanya sebagai bagian dari emosi.
-Untuk memahami kapan, dimana & bagaimana emosi diekspresikan, harus memahami budaya yang berlaku.
-Biologi membuat manusia menjadi mahkluk emosional, tetapi perkembangan emosi dipengaruhi oleh keterikatan terhadap budaya & hubungan dengan orang lain.

"Konsep Perkembangan Emosi"

Pengaturan Emosi (Emotional Regulation)
- Kompetensi Emosi (Emotional Competence)
- Beberapa trend pengaturan emosi
- Berasal dari sumber daya (Eksternal ke Internal) atau orang tua ke mandiri
- Strategi Kognitif (berfikir positif tentang situasi, pengalihan Atensi) misalnya tidak ingin bertemu dengan seseorang karena jengkel.
- Rangsangan emosi (Emotional Arousal) ketika marah reda
- Memilih dan mengatus konteks hubungan -
Coping terhadap Strees (marah - marah yang dialihkan)


"Emotional Regulation"
- Peran orang tua dalam mengatur emosi

- Emotion cuaching (memonitor, melatih, scaffolding/perubahan tinggkat hubungan)

- Emotion dismissing ( menolak, mengabaikan, mengubah)

"Emotional Competence"
- Agar bisa dikatakan kompeten secara emosional, seseorang harus menguasai keterampilan yang berhubungan dengan konteks sosial.
- Pemahaman dengan keadaan emosi yang dialami, mendeteksi emosi orang lain, menggunakan kosakata yang tepat untuk mengekspresikan emosi, sensitif dan empati coping adapatif, mengatur emosi

"Perkembangan Emosi"


Masa Bayi
- Emosi Primer

3 bulan : senang, sedih
2-6 bulan : marah
6 bulan pertama : terkejut, tertarik
6-8 bulan : takut (fear) mencapai puncaknya pada 18 bulan
- Emosi yang disadari
1.5-2 tahun : empati, cemburu, bingung
2.5 tahun : bangga, malu, bersalah
Mekanisme Ekspresi Emosi
tangisan : tangisan biasa, tangisan marah, tangisan kesakitan
senyum : reflek sosial
ketakutan :perasaan tidak suka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

APA YG KITA LAKUKAN HARUS POSITIF & BERMANFAAT